Kumpul di Museum Taman Prasasti

Photo-report dari Keliling Museum, Yuk! (KMY!) part 1 yang berlangsung 23 September 2013. Ada TTM, Agung, Ega dan Awum yang ikutan. Untuk acara KMY! pertama diputuskan untuk mampir ke Museum Taman Prasasti dan Museum Nasional. Mulainya jam 9an. Pertama-tama ke Museum Taman Prasasti dulu!



Sayang hari itu, museum masih dalam kondisi direnovasi.

Hari itu cerah, dan ramai. Yep, ramai karena ada klub fotografi yang sedang menyelenggarakan sesi foto bersama model di sana. Jujur agak mengganggu, karena pakaian modelnya yang erh scantily-clad. Well anyway, rombongan KMY! banyak berdiskusi, terima kasih buat Agung yang rela berbagi info tentang isi Taman Prasasti. Harga tiket masuk untuk dewasa di 5000 rupiah.


Piknik pinggir jalan xD
Lanjut dari Museum Taman Prasasti sudah menjelang jam makan siang. Setelah kebingungan mau makan di mana, terpilih deh bangku pejalan yang ada di trotoar, di depan museum. Piknik makan siang paling hits, heboh dan seru! Habis makan, lanjut masuk ke Museum Nasional. Harga tiket masuknya sama dengan Museum Taman Prasasti, 5000 rupiah saja.


Sebelum itu, narsis dulu lah ya.

Karena masih heboh dengan pencurian yang terjadi beberapa minggu sebelumnya, yang dibuka hanya gedung baru. Nah di gedung baru lantai satu, keliling museumnya dimulai dengan mempelajari manusia primitif. Mulai lantai dua dan tiga sudah masuk pada sejarah pra-Indonesia, yaitu jaman kerajaan dan kependudukan Belanda. Sejarahnya lebih pada kebendaan daripada cerita. Yaiya sih, soalnya memang ga pakai pemandu yang bisa menjelaskan dengan pasti.


Tim KMY! malah heboh diskusi sendiri dengan beberapa benda, misalnya tentang cara baca kompas kapal.

Sepanjang keliling museum, mungkin bila menggunakan pemandu akan lebih efektif dalam menggali informasi, tapi tujuan program KMY! adalah meningkatkan perasaan ingin ke museum dulu.

Menurut saya, lebih seru jika berdiskusi dengan teman sendiri. Kalau bisa ajak teman yang memang suka dan tahu banyak tentang isi museum tersebut. Kenapa? Diskusinya bisa lebih luwes dan menyenangkan daripada bersama pemandu yang terkadang kaku dan ada jadwalnya. Tapi ini menurut saya sih. Anyway, KMY! pertama sukses terlaksana. Terima kasih pada semua pihak yang terlibat. Sampai jumpa lain waktu!


Foto lagi dong sebelum pulang.

Advertisements